Selamat kah RT/RW-NET ? terus maju untuk kemajuan inet indonesia

arxe arxe is online now //
Member
Join Date: Sep 2009
Posts: 142
iTrader: (0)
Thanks: 1
Thanked 10 Times in 7 Posts
arxe is on a distinguished road

kabar terbaru dari saya untuk fm semua

sehubungan perubahan peraturan pemerintah yang di atur dalam undang undang telekomunikasi.

bahwa rt/rw net bebas dari pertangungan jawaban pemerintah.
dalam arti kata untuk freqwensi 2400mhz.dibebaskan syarat perizinan pemakaian/tidak di pungut pajak.

seluruh prangkat yang memakai frekwensi.di wajib kan untuk uji standarisasi nasional indonesia di singkat “SNI”.yang kemudian di setujui/sertifikasi oleh departemen yang di tunjuk oleh pemerintah.

target wajib sertifikasi perangkat:
1.pabrik/pembuat.
2.distributor/perwakilan pemasaran produk.
3.isp/nap.
4.pengguna/end user.

kecuali.
1.pemerintah.
2.militer.

untuk point 3 dan 4 terlalu rumit.
karena perangkat yang kita pake lebih dari 1.
seandai nya ada 10 access point dan dan 50 client.
berapa duit yang di keluarkan untuk sertifikat.
10 ap x 6jt = 60jt
50 client x 6jt = 30jt
total 90jt

ada point untuk mensiasati sertifikasi.
kita pake point 1 dan 2 untuk menghindari sertifikasi yang luar biasa itu.
setiap produk yang akan di beli baik itu ap/client harus di cek apakah distributor tersebut telah mendaftarkan produk tersebut untuk di sertifikasi.

kalau sudah.minta lah copy sertifikat produk tersebut di saat pembelian sebagai pegangan di kemudian hari/arsip perangkat rt/rw anda.
kalau ragu ragu.anda boleh cek produk tersebut di : http://www.postel.go.id:81/report_2….i&cmpn=&page=3

kalau belum.jangan pernah memakai/membeli produk tersebut.bahaya.karna belum SNI.

untuk sertifikasi pernagkat rt/rw net skg telah aman untuk ber operasi kembali.”freq 2400mhz.
selamat untuk rt/rw net.

tinggal satu hal lagi.untuk perizinan prinsip/penyelenggara rt/rw net.
tidak perlu.

karna tidak berbadan hukum.
tapi harus mengitkuti aturan main.

caranya:
1.mintah lah perjanjian kerjasama kepada speedy/isp/nap.
2.perjanjian kerja sama tersebut berisi:
bahwa anda di perbolehkan untuk menjual lagi ke pihak ketiga “3”.
atau lazim di sebut perjanjian di bawah tangan.tapi tidak berbadan hukum.
karna perjanjian tersebut hanya berlaku untuk pihak pertama dan pihak kedua.
tidak berlaku untuk pihak ketiga”3″.

kenapa harus perjanjian kerjasama?
karna warnet juga menjual ke pihak ketiga”3″.

izin rt/rw net selesai sudah.
dengan point :
1.sertifikasi perangkat.”SNI”.setiap produk yang akan di beli baik itu ap/client harus di cek apakah distributor tersebut telah mendaftarkan produk tersebut untuk di sertifikasi.
2.surat perjanjian dgn speedy/isp/nap.menjual ke pihak ketiga”3″/end user.

kenapa mikrotik tidak terdaftar di : http://www.postel.go.id:81/report_2….i&cmpn=&page=3

karna mikrotik software pendukung.dan tidak memakai freqwensi.punya licensi international.

kenapa routerboard tidak terdaftar di : http://www.postel.go.id:81/report_2….i&cmpn=&page=3

karna routerboard hardware pendukung.dan tidak memakai freqwensi.dan berlicensi international.

kenapa atheros terrdaftar di : http://www.postel.go.id:81/report_2….i&cmpn=&page=3

karna atheros memakai freqwensi.dan telah memenuhi SNI.

sekian dari saya

salam sukses selalu untuk rt/rw net

hari kemerdekaan RT/RW NET telah mencapi titik yang terang yang membahagiakan.

mengheningkan cipta di mulai….

selesai

sekian dari saya

kalau ada yang kurang di tambah kan ya….

buuuubaaarrrrr grakkkk……..

————————————————–

dikutip dari : http://www.forummikrotik.com/isp-network-link/7780-rtrw-katanya-bakal-di-berantas-3.html

2 pemikiran pada “Selamat kah RT/RW-NET ? terus maju untuk kemajuan inet indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s